
Wakil Ketua Organisasi dan Kelembagaan Kwarda Jabar, Baim Setiawan, Hadiri Musyawarah cabang Gerakan Pramuka Kota Sukabumi Tahun 2026. Agenda akbar lima tahunan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki yang bertindak langsung selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab).pada tanggal 14 Mei 2026 bertempat di kantor kwarcab kota sukabumi.
Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab). Dalam arahannya, Ayep menekankan bahwa restrukturisasi organisasi bersifat wajib guna menjawab tantangan zaman yang kian kompleks. Ia menegaskan posisi Pramuka sebagai motor utama pencetak generasi tangguh dan berintegritas.
“Pemerintah Daerah berkomitmen penuh mendukung program kerja kepramukaan demi menyukseskan pembangunan masyarakat,” ujar Ayep di hadapan para peserta Muscab.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Organisasi dan Kelembagaan Kwarda Jawa Barat, Baim Setiawan, yang hadir mewakili pimpinan daerah, menyoroti peran strategis Pramuka. Baim menginstruksikan agar Pramuka berdiri di garda terdepan dalam mendorong program pemerintah daerah. Menurutnya, sinkronisasi antara Kwarcab, Kwarda, dan Pemerintah Kota adalah kunci agar dampak pembangunan terasa nyata di lapangan.
Muscab berlangsung secara demokratis dan dinamis dengan menjunjung tinggi AD/ART Gerakan Pramuka. Hasilnya, melalui sidang pleno yang mufakat, Ranty Rachmatilah terpilih sebagai Ketua Kwarcab Kota Sukabumi yang baru.
Keterpilihan sosok yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kota Sukabumi ini dinilai sebagai langkah strategis. Rekam jejak Ranty dalam pemberdayaan masyarakat serta perannya sebagai Bunda Siaga Pramuka dianggap menjadi modal kuat untuk membawa energi baru bagi kepanduan di Kota Sukabumi selama lima tahun ke depan.

