Bandung Barat — Pramuka Peduli Kwartir Ranting (Kwarran) Majalengka turut ambil bagian dalam upaya pencarian korban bencana longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Senin (26/01/2026).
Sejumlah anggota Pramuka Peduli Kwarran Majalengka diterjunkan langsung ke lokasi bencana dan bergabung bersama tim relawan serta SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, relawan kemanusiaan, dan unsur masyarakat setempat. Kehadiran Pramuka Peduli menjadi bagian dari bentuk kepedulian dan pengabdian Gerakan Pramuka terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
Di lokasi bencana, anggota Pramuka Peduli terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari membantu proses pencarian korban dan pendistribusian logistik. Dengan semangat gotong royong dan jiwa sukarela, para anggota bekerja sesuai arahan dan koordinasi tim SAR gabungan demi menjaga keselamatan dan efektivitas operasi.
Ardian Yuliansyah selaku tim Pramuka Peduli Kwarran Majalengka menyampaikan bahwa keterlibatan ini merupakan wujud pengamalan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, khususnya dalam menolong sesama dan ikut serta dalam pembangunan serta kepedulian sosial. “Kami hadir untuk membantu semampu kami dan bersinergi dengan seluruh unsur relawan yang ada di lapangan, pada hari ini kami bersama tim gabungan menemukan (mengevakuasi) korban meninggal dunia sebanyak 4 orang di lokasi yang terdiri dari 2 dewasa laki-laki, 1 wanita anak-anak dan 1 wanita remaja” ujarnya.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses penanganan bencana serta meringankan beban masyarakat Desa Pasirlangu yang terdampak longsor. Gerakan Pramuka melalui Pramuka Peduli terus berkomitmen untuk selalu siap siaga dan hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana, sesuai dengan semboyan Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.
