Pramuka Harus ‘Ngabret’! : Herman Suryatman Beri Mandat Khusus Usai Lantik Pengurus Kwarcab Garut

Blog

GARUT – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Kabupaten Garut pada Senin (26/01/2026). Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat secara resmi melantik jajaran pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut masa bakti 2026-2031.

Dalam prosesi tersebut, Bupati Garut, Syakur Amin, resmi mengemban amanah sebagai Ketua Mabicab. Sementara itu, posisi Ketua Kwarcab Garut kini dijabat oleh Ade Hendarsyah. Pelantikan ini menandai babak baru kepengurusan kwarcab Garut.

Ketua Kwarda Jawa Barat, Herman Suryatman, hadir langsung memimpin prosesi pelantikan dan menyaksikan ikrar para pengurus Mabi dan Kwarcab. Dalam arahannya, Herman memberikan instruksi spesifik agar Pramuka Garut segera bergerak cepat atau “ngabret” dalam menjalankan program-program kepramukaan khususnya yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Ia menekankan filosofi Pok, Pek, Prak—sebuah prinsip kerja yang menuntut keselarasan antara ucapan, rencana, dan tindakan nyata di lapangan. Menurutnya, eksistensi Pramuka tidak boleh hanya terjebak pada seremoni internal, melainkan harus dirasakan manfaatnya secara konkret oleh masyarakat.

Salah satu poin krusial yang digarisbawahi adalah kesiapsiagaan bencana. Mengingat profil geografis wilayah garut, pengurus Kwarcab yang baru diminta untuk memposisikan Pramuka sebagai garda terdepan saat terjadi keadaan darurat. Personel Pramuka diinstruksikan untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan teknis maupun moril saat bencana alam melanda.

Dengan pelantikan ini, struktur organisasi kini telah lengkap dan siap menjalankan agenda strategis lima tahun ke depan. Fokus utama kini tertuju pada sejauh mana jajaran pengurus baru mampu menerjemahkan instruksi “ngabret” tersebut ke dalam aksi nyata ke 42 Kwartir Ranting se-Kabupaten Garut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *