Skip to main content Scroll Top

Hari Pramuka ke-65, Kwarda Jabar Serahkan Bantuan Bedah Rumah bagi Warga Neglasari

BANDUNG — Rangkaian Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata untuk membantu masyarakat. Salah satunya melalui penyerahan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) bagi warga di Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Kamis (13/8/2026).

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat, Herman Suryatman, menyerahkan bantuan bedah rumah kepada dua warga, yakni Ibu Cimah dan Ibu Entin Rostini. Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat.

Herman mengatakan, kegiatan bedah rumah merupakan bagian dari bakti sosial yang dilaksanakan Kwarda Jawa Barat dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65. Menurutnya, semangat Pramuka harus diwujudkan melalui kepedulian dan pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Dalam rangka Hari Pramuka ke-65, ada kegiatan bakti sosial, di antaranya bedah rumah. Kita akan rehab,” ungkap Herman.

Tiap-tiap rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp25 juta. Dengan bantuan tersebut, proses rehabilitasi diharapkan dapat segera dilaksanakan sehingga dalam waktu sekitar satu bulan. Herman berharap kedua rumah yang sebelumnya masuk kategori tidak layak huni dapat berubah menjadi rumah yang lebih layak dan nyaman untuk ditempati.

Bagi penerima bantuan, program tersebut menjadi jawaban atas harapan yang telah lama dinantikan. Salah seorang penerima bantuan, Entin Rostini, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan impiannya memiliki rumah yang lebih layak.

“Terima kasih kepada semua yang sudah menolong. Ini bedah rumah yang sangat saya impikan dari tahun-taun kemarin. Karena rumah saya sudah tidak layak, tidak punya kamar mandi, udah pada roboh, alhamdulillah dikabulkan sama Allah.”

Entin berharap bantuan tersebut dapat membuat keluarganya memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kwarda Jawa Barat, Baznas Jawa Barat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses bantuan tersebut.

Herman menambahkan, dukungan terhadap masyarakat penerima bantuan juga akan dilanjutkan melalui program pemerintah. Ke depan, akan ada dukungan dari Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Jawa Barat melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni.

BSPS menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam penyediaan hunian yang lebih layak bagi masyarakat. Melalui sinergi antara berbagai pihak, proses perbaikan rumah diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas bangunan, tetapi juga kualitas kehidupan keluarga penerima manfaat.

Penyerahan bantuan Rutilahu ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Jawa Barat. Sebelumnya, jajaran Kwarda Jabar mengawali rangkaian kegiatan dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Cikutra, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Kwarda Jawa Barat menegaskan bahwa semangat Pramuka bukan sekadar kegiatan kepanduan, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian sosial dan pengabdian nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

PUSDATIN KWARDA JABAR