CIREBON – Ketua Kwarda Jabar, Herman Suryatman resmi melantik Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Cirebon masa bakti 2025-2030 di Balai Kota, Rabu (11/2/2026). Prosesi ini menandai babak baru penguatan gerakan Pramuka Kota Cirebon untuk lima tahun ke depan.
Herman Suryatman, yang hadir langsung melantik jajaran pengurus, memberikan arahan yang membakar semangat. Dalam pidatonya, Herman menekankan bahwa setiap anggota Pramuka wajib memiliki mentalitas petarung yang tangguh dan tak kenal menyerah.
“Anggota Pramuka itu identik dengan sosok petarung. Sabubukna, jangan hanya bergerak karena adanya SK, sebab itu cuma urusan administrasi. Jadikan pengabdian ini sebagai panggilan patriotik dari dalam jiwa,” ungkap Herman.
Herman juga memberikan refleksi sejarah tentang arti perjuangan. Jika dulu para pahlawan berjuang antara merdeka atau mati, maka tantangan generasi masa kini adalah memilih antara maju atau tertinggal. Ia meminta Pramuka Jawa Barat, khususnya di Kota Cirebon, untuk fokus pada tiga misi utama: penguatan SDM, penguatan organisasi, serta pengembangan inovasi.
“Tugas kita sekarang bukan lagi merebut kemerdekaan, tapi mengisinya dengan kemajuan. Saya instruksikan kepada Ketua Kwarcab untuk langsung tancap gas. Jangan pakai lama. Rasa takut itu manusiawi, tapi kita tidak boleh sampai dikuasai ketakutan hingga diam di tempat. Segera bergerak dan implementasikan nilai-nilai kepramukaan di lapangan,” pungkas Herman.
sementara itu ketua Mabicab yang sekaligus Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang kini resmi menjabat sebagai Ketua Mabicab mengatakan bahwa momentum ini bukan sekadar rutinitas birokrasi atau seremonial. Bagi Wali Kota, pelantikan ini adalah janji suci untuk mencetak generasi unggul yang siap menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Dengan semangat ‘Pancawaluya… Ngajati Diri’, Wali Kota menilai, Pramuka punya tanggung jawab besar agar bermanfaat untuk masyarakat.
“Pelantikan ini adalah peneguhan komitmen kolektif kita untuk membangun fondasi sumber daya manusia yang mumpuni di Kota Cirebon,” ujarnya.

