Kwarda Jabar Siap Cetak Instruktur Muda Pramuka yang Andal dan Berkarakter
SUMEDANG — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat melalui Dewan Kerja Daerah (DKD) Jawa Barat menggelar Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda (Instructor Course Expedition) Tingkat Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada 9–13 September 2026 di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Kabupaten Sumedang, tersebut diikuti oleh Pramuka Penegak dan Pandega pilihan yang merupakan utusan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Barat.
Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas generasi muda dalam bidang pembinaan kepramukaan. Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diharapkan dapat mendukung peran mereka sebagai instruktur muda di lingkungan Gerakan Pramuka.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Organisasi dan Kelembagaan Kwarda Jawa Barat, Kak Baim Setiawan. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas pembinaan serta mendorong Gerakan Pramuka Jawa Barat agar semakin inovatif dan berkarakter.
Menurutnya, generasi muda tidak hanya perlu memiliki kemampuan kepemimpinan, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menghadirkan pendekatan baru dalam proses pembinaan kepramukaan.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pembinaan Gerakan Pramuka. Karena itu, para peserta diharapkan dapat mengembangkan kemampuan, memperkuat karakter, serta menghadirkan inovasi dalam kegiatan kepramukaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DKD Jawa Barat, Bahari Hidayat, mengatakan Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan pelatihan, tetapi sebagai ruang pengembangan diri bagi Pramuka Penegak dan Pandega Jawa Barat.
“Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda ini kami rancang bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan ruang transformasi bagi Pramuka Penegak dan Pandega Jawa Barat,” kata Bahari.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mengusung tema “Lead, Learn, Explore”. Tema tersebut menggambarkan tiga semangat utama yang ingin dibangun dalam diri peserta, yaitu kemampuan memimpin, kemauan untuk terus belajar, serta keberanian untuk mengeksplorasi gagasan dan inovasi baru.
“Melalui tema ‘Lead, Learn, Explore’, kami ingin mencetak instruktur muda yang tidak hanya mampu memimpin (Lead) dan haus akan ilmu baru (Learn), tetapi juga berani menerapkan inovasi serta mengeksplorasi gagasan-gagasan baru (Explore) demi kemajuan Gerakan Pramuka di Jawa Barat,” tuturnya.
Menurut Bahari, instruktur muda memiliki peran penting dalam keberlanjutan pembinaan kepramukaan. Oleh karena itu, peserta diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kapasitas diri, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mendukung kegiatan pembinaan di masing-masing Kwarcab.
Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda Tingkat Jawa Barat diharapkan dapat melahirkan kader instruktur yang memiliki kemampuan kepemimpinan, kompetensi pembinaan, kreativitas, serta karakter yang kuat.
Melalui kegiatan ini, Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat terus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menjadi penggerak pembinaan kepramukaan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

